Glossary

Glossary hypnosis ini memuat daftar istilah beserta artinya yang umum ditemukan dalam dunia hipnotis atau hipnoterapi. Dalam daftar ini, kami sengaja menggunakan terminologi asli dalam bahasa inggris agar pembaca tidak menemui kesulitan ketika membaca literatur berbahasa inggris mengenai hipnosis maupun hipnoterapi. Daftar yang ada akan selalu kami perbaharui secara berkala.

Abreaction

Gerakan fisik atau luapan emosi yang umumnya terjadi saat di kondisi “Hypnotic State”. Abreaction dapat diakibatkan oleh sugesti Hypnotherapist atau dapat muncul secara spontan. Abreaction dapat dipergunakan untuk mendalamkan “Hypnotic State”, dan dapat diutilisasi untuk melepaskan emosi yang terpendam. Terkadang Abreaction terjadi saat proses Pre-Talk (Pre-Induction).

Age Regression

Suatu teknik untuk mengakses memori masa lalu. Biasanya dipergunakan saat menangani kasus yang diduga berakar ke masa lalu (misal : peristiwa traumatik).

Amnesia

Terkuburnya memori atau ingatan. Dalam proses hypnosis, amnesia dapat di-simulasi-kan secara sengaja melalui sugesti

Anxiety

Perasaan cemas yang berlebihan.

Catalepsy

Kondisi dimana terjadi kekakuan pada otot-otot tertentu.

Chair Therapy

Suatu teknik Hypnotherapy dimana Client disimulasikan dapat berkomunikasi dengan pihak lain, pihak lain ini juga dapat berupa part (bagian) dirinya yang lain, sehingga merupakan variasi dari teknik Parts Therapy.

Client Center Therapy

Suatu paradigma therapy moderen, dimana Client benar-benar ditempatkan sebagai pusat (sentral). Hypnotherapist hanya berperan sebagai fasilitator.

Clinical Hypnosis

Hypnosis yang dimanfaatkan untuk proses penyembuhan (therapeutic).

Davis-Husband Scale

Salah satu skala kedalaman Hypnosis, dikembangkan di awal abad ke-20 oleh Davis L. dan Husband R. Davis Husband Scale ini membagi kedalaman Hypnosis menjadi 30 skala.

Deepening

Tahapan “mendalamkan” Hypnotic State dalam suatu proses Hypnosis. Deepening yang baik akan menghasilkan efek “vitual reality”.

Delusion

Keyakinan yang irasional dan bertentangan dengan berbagai fakta/bukti terkait.

Desensitization

Teknik untuk mengurangi sensitivitas. Biasanya diterapkan untuk kasus-kasus phobia atau emosi negatif terhadap suatu hal (misal : kemarahan).

Extended Progressive Relaxation

Suatu teknik induksi hasil modifikasi Yan Nurindra dari Teknik Progressive Relaxation. Modifikasi ini menyangkut penambahan teknik test pada bagian-bagian tubuh yang dirilekskan sehingga menambah efektivitas induksi. Teknik Extended Progressive Relaxation sangat mirip dengan teknik Dave Elman hanya saja dengan obyek test yang lebih banyak dan bervariasi. Sesesorang yang melatih teknik Extended Progressive Relaxation akan sangat mudah untuk menerapkan teknik Dave Elman.

Fight & Flight

Reaksi alami seketika, yang dipicu ketika terjadi kondisi yang dianggap menakutkan atau membahayakan, dan merupakan rekasi untuk melindungi diri dari ketakutan atau bahaya yang dimaksud.

Five PATH (5-PATH)

Suatu prosedur Hypnotherapy universal yang dipopulerkan oleh Calvin Banyan, Hypnotherapist USA.

Forensic Hypnosis

Hypnosis yang dimanfaatkan untuk menguak kebenaran. Biasanya diterapkan terhadap korban dan saksi.

Forgiveness Therapy

Salah satu teknik Hypnotherapy dengan konsep memaafkan. Forgiveness Therapy seringkali diterapkan untuk kasus-kasus yang terkait dengan Stress Management, atau kasus depresi.

Frame

Bingkai. Dalam hal ini adalah bingkai pandang atau sudut pandang.

Gestalt Therapy

Suatu terapi psikologis yang dikembangkan oleh Fritz Perls , Laura Perls dan Paul Goodman pada tahun 1940-50-an. Gestalt Therapy adalah bentuk eksistensial / eksperiensial dari psikoterapi yang menekankan tanggung jawab pribadi , berfokus pada pengalaman individu pada saat ini, hubungan terapis-klien, kontekstual pada lingkungan & sosial kehidupan seseorang, serta menyelaraskan diri sendiri dari situasi secara keseluruhan.

Hypermnesia

Ingatan yang menjadi sangat kuat (jelas), dan merupakan lawan dari Amnesia.

Hypnotic State

Keadaan hipnotik atau sering juga disebut dengan keadaan “trance”. Dalam keadaan ini, pikiran bawah sadar seseorang relatif lebih mudah menerima saran (sugesti) dari luar.

Hypnotic Training

Hypnotic Training adalah suatu istilah yang diipopulerkan untuk pertama kalinya oleh Yan Nurindra, dimana Hypnotic Training berarti suatu aktivitas untuk memandu Client untuk “mengenal” keadaan Hypnotic. Hypnotic Training salah satunya dapat dilakukan bersamaan dengan proses Suggestibility Test.

IBH

IBH adalah singkatan dari The Indonesian Board of Hypnotherapy, suatu organisasi Hypnotherapy terbesar di Indonesia yang didirikan pada tahun 2002, dan disahkan oleh notaris pada tahun 2009. IBH merupakan partner resmi dari Kementerian Kesehatan RI untuk bidang hipnoterapi. Saat ini anggota IBH tercatat lebih dari 6000 orang, tersebar di seluruh negara Indonesia, dan juga di beberapa negara Asean. IBH didirikan oleh  Yan Nurindra, seorang penggiat dunia Hypnosis & Hypnotherapy Indonesia.

Ideomotor Response

Reaksi dari pikiran bawah sadar melalui “central nervous system”, biasanya berupa gerakan fisik, dan dapat dimanfaatkan sebagai simbol komunikasi antara Client dengan Hypnotherapist.

Initial Sensitizing Event (ISE)

Suatu peristiwa yang merupakan asal-muasal dari suatu permasalahan. Istilah ini biasanya terkait dengan peristiwa traumatik di masa lalu.

Meta States

Suatu istilah yang diperkenalkan oleh Michael Hall (Neuro Semantics) tentang suatu pemodelan “kesadaran refleksi diri”, menggambarkan kemampuan manusia untuk melakukan refleksi diri berdasarkan pengalaman yang telah dilalui.

Milton Model

Suatu pola bahasa yang diformulasikan oleh Richard Bandler dan John Grinder berdasarkan hasil pengamatan dan pemodelan terhadap Milton H. Erickson.

Neuroscience

Suatu cabang dari ilmu Psikologi, juga dikenal sebagai Physiological Psychology. Neuroscience adalah pengetahuan tentang nervous-system, dimana di dalamnya meliputi stuktur dan fungsi dari otak dan relasinya dengan perilaku.

Object Imagery

Suatu teknik Hypnotherapy dimana suatu permasalahan ditransformasikan ke dalam bentuk benda, sehingga mudah untuk ditindak-lanjuti.

Outcome

Sesuatu yang merupakan hasil atau konsekensi suatu tindakan. Outcome adalah bentuk spesifik (penajaman) dari Goal / Target yang umumnya masih bersifat global.

Part Personality Retrieval

Teknik Hypnotherapy untuk “menarik” kembali bagian kepribadian yang pernah dimiliki di masa silam. Biasanya diterapkan untuk meningkatkan motivasi diri.

Parts Therapy

Salah satu teknik Hypnotherapy yang menerapkan mediasi (pendamaian) antar bagian-bagian kepribadian yang saling bertentangan. Biasanya diterapkan pada kasus-kasus kecanduan, serta kebiasaan buruk, dimana pada kasus-kasus ini biasanya terdapat bagian kepribadian yang mendukung perilaku buruk ini dengan alasan yang cukup kuat.

Past Life Regression

Suatu teknik Hypnosis eksperimental, yaitu mengakses memori di masa kehidupan sebelumnya.

Progressive Relaxation

Salah satu teknik induksi dengan prinsip merilekskan tubuh dan pikiran secara sistematis dan bertahap. Pada umumnya dilakukan secara berurutan dari mulai tubuh bagian atas (kepala) sampai dengan tubuh bagian bawah (telapak kaki). Teknik ini biasanya diterapkan ke Client yang memiliki kesulitan dalam memasuki relaksasi.

Rapport

Keterhubungan atau connectedness. Seorang Hypnotherapist wajib memiliki ketrampilan untuk membangun Rapport (Building Rapport) terhadap Client agar memperlancar proses therapy. Membangun Rapport dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain dengan melakukan Pacing (menyelaraskan), meliputi Verbal Pacing maupun Non Verbal Pacing.

Reverse Metaphor

Pikiran bawah sadar dapat memberikan informasi berupa simbol-simbol (non verbal), sehingga untuk memahami makna simbol-simbol ini, perlu dibuat “jembatan” ke pikiran sadar, teknik inil dinamakan dengan Reverse Metaphor.

Script

Suatu rangkaian kata atau kalimat yang disusun sedemikian rupa untuk tujuan tertentu agar mudah untuk diaplikasikan. Dalam Hypnosis & Hypnotherapy sangat banyak dikembangkan script untuk berbagai keperluan, mulai dari induksi, deepening, sampai dengan sugesti untuk berbagai keperluan.

Shock Induction

Salah satu teknik Induction dengan memanfaatkan kejutan untuk mem-by-pass Critical Area. Shock Induction biasanya dipergunakan dalam Stage Hypnotism, karena berlangsung cepat dan relatif dapat menimbulkan kekaguman bagi penonton.

Theater Method of Dissociation

Suatu teknik untuk mengurangi sensitivitas (desensitization) dengan cara imajinasi menonton film di bioskop. Teknik ini biasa diterapkan untuk kasus phobia.

Visualisation

Mengingat atau mengkonstruksi melalui modalitas visual. Berupa gambaran internal (gambar, film, dan visual lainnya).

Well-Formed Outcome (WFO)

Suatu formulasi Outcome, sehingga menjadi mungkin dan layak untuk dicapai.

× How can I help you?