dr AJ HUKOM SPKJ- Indonesian Medical Hypnosis Guru

Di Indonesia, tercatat di Hypnotherapy (atau  hipnosis kedokteran) karya Dr AJ Hukom, bahwa Tahun 1900 : Palthe , guru besar Psikiatri di sekolah Dokter di Jakarta (STOVIA), adalah dokter pertama di Indonesia yang mempraktekkan Hypnotisme di bidang kedokteran di Indonesia. Pemakaian Hypnosa di bidang kedokteran mengalami kemunduran setelah orang menemukan Psikofarmaka.

Pada 1973 Dr. A.J. Hukom, Dosen Psikiatri FKUI mempresentasikan Hypnosis untuk pertama kalinya dihadapan para mahasiswa dan dosen di FKUI  di Jakarta. bahkan 1975 : Mata pelajaran Hypnotherapy mulai menjadi mata ajaran wajib bagi para residen Psikiatri UI.

Apakah manfaat Hypnosis ?

Proses tersebut sebenarnya ilmiah dan tidak melibatkan unsur magis, karena target dari terapi adalah memperkuat motivasi klien agar mampu memprogram alam bawah sadarnya hingga klien mampu menyembuhkan dirinya sendiri dengan kekuatan pikirannya. bahkan dengan mengefektifkan gelombang awakening – kesadaran tinggi. gelombang ini berasal dari hippocampus atau korteks. suatu pola yang spesifik membawa ke jalan kesadaran tertinggi

  • Gelombang alpha (8-12 Hz) – terdeteksi ketika terjaga, tapi santai dan tenang
  • Gelombang Theta (4-7 Hz) – gelombang saat kesadaran tertidur, relaksasi yang mendalam (seperti relaksasi hipnosis), dan muncul visualisasi mental (dibaca: mimpi terjaga – dream).

adapun aspek atau masalah yang dapat di atasi adalah segala aspek mental, emosi, psikis, atau software pikiran  maka, bergantung pada kondisi klien, Budi antara lain menggunakan teknik hypnosis dan hypnotherapy,  bahkan terkadang dengan membawa klien ke deep hypnosis tanpa menidurkan (ericksonian  Psychotherapy) .

Dengan pengetahuannya yang luas pada teknik terapi dan praktik nyata ,  Budi mampu membantu kliennya dengan sangat cepat dan dengan hasil terapi yang permanen.  Beberapa contoh kasus yang ditangani Budi, yang berhubungan dengan aspek mental, emosi, psikis, atau software pikiran antara lain:

  • phobia
  • trauma/luka batin
  • tidak percaya diri
  • kesulitan diet
  • takut berbicara di depan umum
  • gagap/kesulitan bicara
  • konflik diri (inner conflict)
  • takut sukses/takut gagal
  • insomnia
  • kecemasan
  • stress
  • depresi
  • pencapaian prestasi hidup rendah
  • tidak bisa berhasil walaupun telah mencoba segala cara
  • meningkatkan penghasilan 6x lipat dalam waktu 3 bulan
  • menemukan benda yang hilang
  • perilaku obsesive/compulsive
  • meng-uninstall berbagai program negative dari masa kecil
  • menginstall program baru yang mendukung keberhasilan hidup
  • migraine
  • motivasi/empowerment
  • smoking cessation/berhenti merokok
  • berbagai penyakit psikosomatis
  • kebiasaan buruk
  • sex problem
  • dan masih banyak lagi