EEG membantu Hipnosis,..?

Pada awal 2014 saya berkesempatan memiliki 3 buah EEG (non-clincal use) dimana ketiga nya memiliki fungsi yang serupa yaitu memberikan informasi terkait aktifitas gelombang otak secara langsung, dengan informasi yang bertingkat.

Elektroensefalografi adalah merekam aktivitas elektrik di sepanjang kulit kepala. Elektroensefalografi mengukur fluktuasi tegangan yang dihasilkan oleh arus ion di dalam neuron otak.

Dari pengalaman menggunakan ketiga buah EEG saya ini, saya melihat bahwa tidak ada suatu alat yang lebih dibutuhkan dalam mengamati pikiran, selain melihat bagaimana otak berkorelasi pada perilaku seseorang, dalam hal ini klien saya. terkadang saya menggunakan ini untuk melihat secara natural otak bekerja, mengamati : gelombang gamma, beta, alpha, tetha dan delta. bahkan pada anak saya sendiri, waktu dia baru berusia kurang dari 1 tahun. dan bagaimana (gelombang otak) kami, orang-orang disekitar dia merespon kejadian-kejadian sederhana. luar biasa sekali hasil dari pengamatan dengan EEG berkorelasi dengan buku dari Makoto Shicida terkait Whole Brain Power, dan bagaimana gelombang otak pada orang yang ideal. Sebagai acuan lain dalam belajar tentang cara kerja gelombang otak adalah belajar dari buku Anna Wise,

  • The High-Performance Mind: Menguasai Gelombang Otak untuk Meningkatkan Kejernihan Pikiran, Kesembuhan Diri & Kreativitas Berpikir : Anna Wise (2012)
  • Awakening The Mind: Panduan Menguasai Kekuatan Gelombang Otak : Anna Wise (2012)

selain itu informasi berharga juga saya temukan dengan menambah bacaan saya tentang latihan pikiran, dengan menggali dari Siklus Rezeki Dengan Silva Method Penulis: Rd. Lasmono Abdulrify Dyar, dengan prespektif berbeda informasi dari buku ini sangat menambah pemahaman saya tentang bagaimana memperlakukan otak, melatihnya dan mendapatkan manfaat. sejak 1950an EEG sudah dipergunakan sebagai salah satu biofeedback yang digunakan dalam mengamati perilaku dan perubahan. dalam buku Anna Wise memaparkan bagaimana beliau melatih gelombang otak / brainwave training, dan istimewanya latihan ini adalah salah satu yang pertama menurut saya yang lengkap. hal ini berkorelasi dengan hypnosis and suggestibility karya Clark L Hull (1933).

Dari pengalaman praktik dengan EEG selama ini saya menyimpulkan bahwa EEG memang mempermudah mengamati kondisi otak subjek. namun bukan satu-satunya alat yang membantu hypnosis. Hypnotism: A Hypnosis Training & Techniques Manual: The Real Questions And Answers dari Tom Silver and Ormond McGill membuat saya tahu hal penting lainnya dalam menggunakan EEG untuk membantu hypnosis.

ada 3 aspek yang saya amati dalam menggunakan EEG ini : peran dari memory, bagaimana pikiran bekerja (mind) dan hypnosis (prosedur sugesti), untuk membantuk perilaku baru baru / new condition.