Intuisi tidak pernah salah

intuisi adalah bagian dari pikiran bawah sadar, dimana merupakan bagian yangg menggendalikan diri kita dalam menerima, menimbang dan mengambil keputusan secara instans, berkala dan general kita terapkan pada keseharian kita. dalam olah pikir dimana ada dua pikiran yang di kenali yaitu pikiran sadar dan pikiran nirsadar/bawah sadar, tumbuhnya intuisi tidak lepas dari bagaimana pembelajaran masa kecil terbentuk, kadang intuisi ini merupakan senjata yang tajam di kedua sisi nya.

permisalan sederhana yaitu orang yang mengganggap bahwa dirinya cerdas dan memiliki bakat tertentu dimana dia sejak kecil menyerap dari lingkungan tentang cara-cara umum dan cara-cara khusus, cara khusus ini adalah cara dimana hanya terjadi sistem hukum pada dirinya. ini bersifat kaku dan mengikat.intuisi ini biasanya bertujuan untuk menyelamatkan dirinya.

berbagai hal di luar kendali manusia seperti pekerjaan, pendidikan, hubungan antar manusia /sosial dan lain-lain sebenarnya adalah sarana dari intuisi untuk tumbuh dan semakin kuat. contoh seseorang yang sejak kecil diajari tentang niaga atau berdagang, secaa otomatis dia akan menguasai keterapilan dasar menjadi pedagang (walau belum tentu berprofesi menjadi pedagang) dia akan sangat otomatis dalam mengenali, menimbang/mengolah dan sanggat peka terhadap tindakan keputusan membeli. ini tidak lain dari hasil pembelajaran itu sendiri.

jadiakah intuisi bisa salah, tidak intuisi tidak pernaah salah, yang mungkin terjadi adalah situasi yang diluar kendali ini membuat intuisi tidak pernah berkembang dan menjadi tumbah menjadi lengkap, karena kadang kita hanya menggajari bagian ini berkembang dalam 1 atau  2 hal saja, sehingga intuisi ini hanya tentang 1 atau 2 hal itu.

kenapa kita tidak percaya dengan insting yang tidak pernah salah, karena sesungguhnya intuisi adalah fokus dan kondisi kepekaan yang tinggi dimana muncuk seolah-olah radar alami yang lebih canggih daripada GPS – Global Position Satelite, dimana apapun yang terprogram dalam diri seseorang sebagian besar akan menjadi instuisi yang tidak pernah salah.

mengulang sedikit tentang Gelombang Otak / Brainwave?
suatu pendekatan dengan memanfaatkan informasi dan aplikasi dalam aktivitas otak secara langsung:

Nama Pengertian
DELTA BRAINWAVES (.5 to 4 Hz) paling lambat dari semuanya, keadaan seperti tidur nyenyak atau koma.
THETA BRAINWAVES (4 to 7 Hz) Gelombang otak ini, juga hadir dalam tidur mimpi, adalah tempat kita mengakses ingatan, wawasan, kreativitas, dan kesadaran spiritual kita. Kearifan batin ditemukan di sini, bersama dengan apa yang perlu disembuhkan dan cara untuk menyembuhkan atau mengubahnya.
ALPHA BRAINWAVES (8 to 12 Hz) gelombang otak lebih lambat yang kondusif untuk pemecahan masalah secara kreatif, pembelajaran yang dipercepat, peningkatan suasana hati, pengurangan stres, dll.,
BETA BRAINWAVES (13 to 40 Hz) Pikiran berpikir sadar dari kesadaran eksternal yang secara logis berpikir, alasan dan rencana. Multi-tasking, pembuatan daftar dan pengambilan keputusan mempercepat beta untuk membentuk pola frekuensi tinggi, amplitudo tinggi yang ditunjukkan di sini.
GAMMA BRAINWAVE (
30–100 Hz.
Gelombang pikiran sangat cepat bisa nampak pada lompatan ide gagasan yang tinggi

Riset adalah syarat utama dalam menyampaikan pesan secara efektif dan akurat tantang pengamatan aktifitas otak : alfa, beta, theta, delta dan gamma. dan berbagai informasi tentang Pikiran Bawah Sadar, Coma, Zen State, somnambulisme, Altered State of Consciousness, Mind-Body Medicine, Extra Sensory Perseption (ESP) dan lain-lain.

manfaatkan bagian ini dengn sebaik-baiknya, apapun pofesi anda dimasa pandemi ini mungkin perlu sahabat yang mampu meningkatkan insting menuju cita-cita dan nilai luhur, silahkan hubungi kami di www,budiprasetyanto.com atau 085234488618

Tantangan bagi anda : sadarkah anda menjadi kaya adalah hasil dari instuisi