langsing dalam 2 minggu, kenapa tidak?

2009, saat itu kami fokus pada suatu diskusi tentang psikoterapi tradisional bersama ayah saya, dan seorang klien perempuan sudah berjanji datang untuk konsultasi. sebut saja Ibu Anna usia 39 tahun, menikah dan bahagia, pekerjaannya sebagai pengajar di suatu sekolah menegah atas. saat itu saya mencoba berbagai teknik untuk membantu klien untuk mendapatkan keberhasilan.

singkat cerita dia mengeluhkan bahwa dia mendapat masukkan bahwa untuk dapat hamil dia harus mengurangi berat badan dan jika dia lebih langsing suami (sudah menikah 12 th) akan lebih sayang pada nya.

selanjutnya saya minta dia memfokuskan apa saya yang telah dia lakukan dan apa yang belum dia lakukan, selama 1 jam dia menceritakan bagaimana sulitnya untuk diet, olahraga dan bahkan suami tidak memberikan dukungan. jujur kami percaya bahwa klien selalu punya kekuatan untuk berubah, hanya saja dia belum memberikan seluruh keyakinannya untuk mewujudkannya.

karena kebetulan Ibu Anna datang bersama suami, maka saya ajak sang suami untuk memberikan tanggapan atas apa yang di rasa kan oleh istrinya. Dan jawaban sang suami, mengatakan bahwa selama ini dia sudah memberikan fasilitas seperti; membelikan alat fitnes, buku-buku diet dan bahkan mendaftarkan senam, disamping mengantarkan ke klinik dokter kandungan.

 

{selama 2009 ayah saya memberikan pengawasan dan bimbingan atas praktik saya, karena dia percaya membantu sesama itu dapat }

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*