sebuah pembelajaran

sebuah meditasi yang selalu saya lakukan tidak lebih dari 15 menit sehari, saya merasakan sudah cukup. dari pada dulu saat saya mencoba berbagai teknik atau metode meditasi yang cocok buat saya.

saya bukan orang yang cuma belajar dari buku, saya dulu pernah secara langsung menggali pembelajaran tentang meditasi ini dari berbagai orang, yang saya kenal melakukannya dan orang-orang yang sukses yang tidak melakukannya.

kenapa saya juga belajar pada orang-orang yang sukses namun tidak melakukan meditasi, salah satu buku yang saya pelajari menyadarkan saya bahwa meditasi adalah alatnya, yang didapat dari meditasi atau apapun yang kita gunakan adalah bagaimana mendayagunakan organ terpenting kita yang dikaruniahkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, yaitu otak kita. dalam otak itu terdapat semua yang kita inginkan sesungguhnya (jika kita menyadarinya)

dalam meditasi kita akan mendapat ketenangan dan lain-lain. secara scientific mungkin bisa dipandu dengan EEG sebuah alat pemindai aktifitas otak, secara mudah saya mendapatkan kunci dari pola pikiran mereka. ini trobosan yang cukup mahal buat saya sejujurnya, membeli sebuah EEG dari UK untuk digunakan orang lain.

mengkutip kata-kata anna wise : “Meditasi adalah suatu kondisi kesadaran, dengan pola gelombang otak yang khusus, bukan sebuah teknik” selanjutnya ketertaikan untuk mampu membantu meningkatkan kualitas hidup manusia secara holistik dan transendental pada aspek mental, emosi, dan spiritual.

saya secara umum memahami bahwa kondisi yang dibentuk dalam meditasi adalah hampir sama dengan hipnoterapi, atau metode yang lain. yang unik dari pola gelombang ini adalah manfaatnya  untuk melakukan healing, baik pada aspek mental /emosi maupun pada aspek fisik yang sangat bermanfaat untuk membantu akselerasi kesembuhan hingga 10 kali lebih cepat dari kondisi normal, beberapa buku menyebut sebagai “Altered State of Consciousness”

dalam kondisi pola meditasi serupa dengan trans dalam hipnosis/hipnoterapi, ditandai dengan menurunnya gelombang beta dan meningkatnya gelombang alpha, dikuti dengan singkronisasi pada gelombang delta dan tetha, kondisi ini bisa secara mudah dilihat dengan EEG tentunya.